SINARKATA.COM, MAKASSAR – Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak mengimbau kepada jemaah untuk menjaga kesehatan dan fisik untuk menghadapi puncak pelaksanaan haji. Saat ini jumlah jemaah haji yang meninggal dunia di Arab Saudi sudah 24 orang.
Dahnil mengatakan jumlah jemaah haji yang meninggal di Arab Saudi tahun ini menunjukkan tanda-tanda penurunan dibandingkan tahun 2025.
Ia menyebut jika tahun 2025 periode yang sama sudah ada 50 jemaah haji yang meninggal dunia, untuk tahun ini baru 24 orang.
Dahnil mengatakan saat ini pemerintah sangat fokus terkait kondisi kesehatan jemaah haji. Ia menyebut memperketat pemeriksaan kesehatan agar mengetahui jemaah Istitha’ah atau tidak.
“Karena terkait kesehatan (jemaah) kita lakukan pengecekan sangat ketat di Tanah Air. Maka dari itu jumlah yang meninggal juga relatif lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Dahnil saat melihat fasilitas Makkah Route di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kota Makassar, Rabu (13/5/2026).
Dahnil pun meminta kepada petugas haji, khususnya bagian kesehatan untuk memperhatikan kesehatan jemaah saat puncak pelaksanaan ibadah haji. Alasannya, berdasarkan data, banyak jemaah kondisi kesehatannya menurun saat puncak haji.
Kata dia, di puncak haji itu yang paling krusial. Oleh sebab itulah kita pastikan tingkat kesehatan yang baik, karena mereka beberapa hari kemudian akan bersiap di puncak haji Wukuf, di Arafah,” ungkapnya didampingi Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sulsel, Ikbal Ismail.
Saat ini, kata Dahnil, cuaca di Arab Saudi sangat panas. Suhu sudah mencapai 43 derajat celcius. Karena itu, jemaah diminta istirahat yang cukup itu agar tidak terjadi hal-hal yang tidak semestinya.

