SINARKATA.COM – Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menunjukkan kontribusi nyata dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional Batch 2 yang berlangsung di Thailand Selatan, Senin 8 Juni 2026.
Dari 30 mahasiswa peserta International Community Service yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian, Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Unismuh Makassar, tiga di antaranya berasal dari FEB, terdiri atas satu mahasiswa Program Studi Akuntansi dan dua mahasiswa Program Studi Manajemen.
Salah satu kegiatan yang mendapat perhatian adalah program edukasi literasi keuangan yang dilaksanakan oleh Sudirman, mahasiswa Program Studi Akuntansi, di Narawit Islam School, Narathiwat.
Melalui kegiatan tersebut, ia mengimplementasikan pengetahuan akademik yang diperoleh di kampus untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai pentingnya pengelolaan keuangan sejak usia dini.
Materi yang diberikan mencakup konsep dasar pengelolaan keuangan pribadi, pentingnya menabung, perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, serta pengenalan sederhana mengenai perencanaan anggaran. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui diskusi, simulasi, dan sesi tanya jawab yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Para siswa aktif mengikuti diskusi dan terlibat dalam berbagai simulasi yang diberikan sebagai bagian dari proses pembelajaran.
Selain melaksanakan program literasi keuangan, Sudirman juga berpartisipasi dalam sejumlah kegiatan sekolah dan budaya selama menjalankan pengabdian di Thailand Selatan.
Pada awal masa penugasan, ia mengikuti orientasi lingkungan sekolah untuk memahami sistem pendidikan, budaya, serta karakteristik masyarakat setempat.
Ia juga terlibat dalam kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun Permaisuri Kerajaan Thailand, yang menjadi bagian dari pengalaman pembelajaran lintas budaya selama mengikuti program KKN Internasional.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unismuh Makassar, Dr Edi Jusriadi, SE, MM, mengapresiasi keterlibatan mahasiswa FEB dalam program internasional tersebut.
Menurutnya, KKN Internasional menjadi ruang pembelajaran yang penting untuk mengembangkan kompetensi akademik sekaligus memperluas wawasan global mahasiswa.
“Kami sangat mendukung keterlibatan mahasiswa FEB dalam berbagai program internasional. Pengalaman seperti ini tidak hanya meningkatkan kemampuan adaptasi dan komunikasi lintas budaya, tetapi juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang dipelajari di kampus dalam konteks nyata di masyarakat internasional. Program literasi keuangan yang dilakukan mahasiswa Akuntansi merupakan contoh bagaimana ilmu ekonomi dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua Program Studi Akuntansi Unismuh Makassar, Muhammad Khaedar Sahib, SE, MAk, menilai kegiatan yang dilakukan Sudirman menunjukkan relevansi keilmuan akuntansi dalam kehidupan sehari-hari.
“Akuntansi tidak hanya berbicara tentang laporan keuangan atau dunia bisnis, tetapi juga tentang bagaimana membangun kesadaran dan perilaku keuangan yang baik sejak dini. Kami bangga karena mahasiswa mampu menerapkan ilmunya melalui program edukasi yang sederhana namun berdampak bagi siswa di Thailand. Ini menunjukkan bahwa kompetensi lulusan Akuntansi Unismuh dapat berkontribusi dalam berbagai konteks, termasuk pada level internasional,” katanya.
Program KKN Internasional Batch 2 merupakan bagian dari upaya Unismuh Makassar dalam memperluas pengalaman internasional mahasiswa melalui kegiatan pengabdian masyarakat berbasis kolaborasi global.
Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya menjadi pembelajar di lingkungan internasional, tetapi juga berperan sebagai agen perubahan yang membawa pengetahuan dan nilai-nilai positif kepada masyarakat.
Keterlibatan mahasiswa FEB dalam program tersebut sekaligus mencerminkan komitmen fakultas dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi dan menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi profesional, kepedulian sosial, serta wawasan global.

