SINARKATA.COM, JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyebutkan jamaah yang sedang menjalani perawatan jamaah haji yang masih dirawat di RS Arab Saudi tetap menjadi tanggung jawab Pemerintah Indonesia hingga mereka dapat kembali ke Tanah Air.
Hal tersebut disampaikan Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa (23/6/2026).
Gus Irfan mengatakan, sebanyak 120 orang jamaah haji Indonesia masih menjalani perawatan. Mereka akan dipulangkan jika sudah dinyatakan layak untuk terbang.
“Jamaah yang masih dirawat akan terus dipantau kondisi kesehatannya oleh petugas haji yang masih berjaga. Apabila mulai membaik dan dinyatakan dapat terbang, maka akan dipulangkan ke Tanah Air,” katanya, seraya menambakan sekalipun kloternya sudah pulang, pasti akan dipulangkan selama dokter mengatakan sudah layak terbang.
Sementara itu, ada 350 orang yang wafat di Arab Saudi. Menurut Menhaj, meski angka tersebut lebih kecil dibanding tahun sebelumnya, namun Kemenhaj menegaskan bahwa angka kematian jamaah harus terus ditekan lewat penguatan istitaah.
“Jumlah yang cukup besar menurut kami, tapi Alhamdulillah ini masih bisa di bawah tahun lalu, lebih dari 100 bedanya. Sehingga ini suatu capaian kita walaupun bukan capaian yang memuaskan, tapi tahun depan kita akan segera perketat, perkuat lagi, istitha’ah kesehatan bagi para jamaah kita,” tandasnya.

