SINARKATA.COM, MAKASSAR – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi dan Debarkasi Makassar menggelar Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Aula Mina Asrama Haji Embarkasi Makassar, Rabu (1/7/2026).
Kegiatan ini menjadi forum bersama untuk menilai pelaksanaan operasional haji tahun ini sekaligus menyusun langkah-langkah perbaikan pelayanan pada musim haji mendatang.
Evaluasi tersebut dihadiri berbagai pemangku kepentingan yang terlibat langsung dalam penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari jajaran Kementerian Haji dan Umrah, Kementerian Agama, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, unsur TNI/Polri, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan, Imigrasi, Otoritas Bandara, Bea Cukai, PT Angkasa Pura Indonesia, Garuda Indonesia, Gapura Angkasa, Perum Damri, hingga petugas PPIH, Petugas Haji Daerah (PHD), dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).
Ketua PPIH Embarkasi dan Debarkasi Makassar, H. Ikbal Ismail, mengatakan evaluasi ini merupakan agenda penting untuk menginventarisasi seluruh capaian, kendala, serta masukan dari setiap unsur yang terlibat dalam operasional haji.
“Pelaksanaan haji bukan hanya menjadi tanggung jawab satu instansi, tetapi merupakan kerja kolaboratif seluruh stakeholder. Karena itu, setelah seluruh proses operasional selesai, kita perlu duduk bersama untuk mengevaluasi setiap tahapan pelayanan agar penyelenggaraan haji ke depan semakin baik,” ujar Ikbal Ismail.
Menurutnya, setiap masukan yang disampaikan dalam forum evaluasi akan menjadi bahan penyempurnaan sistem pelayanan berikutnya.
Ia menambahkan, sinergi yang terbangun selama penyelenggaraan haji 2026 menjadi modal penting dalam menjaga kualitas layanan kepada jemaah.
“Keberhasilan penyelenggaraan haji merupakan hasil kerja sama semua pihak. Karena itu, kami menyampaikan apresiasi kepada seluruh stakeholder yang telah memberikan dukungan sehingga operasional haji Embarkasi dan Debarkasi Makassar dapat berjalan dengan baik, aman, dan lancar,” katanya.
Dalam forum tersebut, sejumlah stakeholder memberikan masukan mulai aspek pelayanan, mulai dari administrasi, kesehatan, transportasi, keamanan, keimigrasian, pelayanan di bandara, hingga koordinasi antarinstansi.
Hasil evaluasi diharapkan menjadi rekomendasi strategis untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji pada musim haji berikutnya.
Dalam kesempatan itu Ikbal selaku PPIH menyerahkan piagam penghargaan kepada stakeholder terkait, termasuk kepada Kantor Kementerian Haji dan Umrah dari tujuh provinsi Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara,Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.

