SINARKATA.COM, MAKASSAR – Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana menghadiri kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) yang diselenggarakan oleh BEM Fakultas Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI).
Kegiatan bertema “Legal Leadership” ini dilaksanakan di Aula Hidjaz Fakultas Hukum UMI, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Kamis (18/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Kapolrestabes Makassar berbagi pengalaman dan pandangannya mengenai pentingnya membangun karakter kepemimpinan sejak dini, khususnya bagi para mahasiswa yang kelak akan menjadi pemimpin di tengah masyarakat.
Kombes Pol Arya Perdana menyampaikan bahwa seorang pemimpin tidak hanya lahir dari bakat, tetapi juga dibentuk melalui proses pembelajaran dan latihan yang terus menerus.
“Leadership itu ada yang berasal dari bakat, tetapi ada pula yang terbentuk melalui latihan. Orang yang memiliki jabatan sebagai pimpinan belum tentu mampu memimpin. Oleh karena itu, kemampuan kepemimpinan harus terus diasah sejak sekarang,” ujar Kapolrestabes Makassar.
Menurutnya, seorang pemimpin harus memiliki kemampuan berkomunikasi dan berkoordinasi dengan semua pihak, baik kepada atasan, bawahan, maupun pihak yang berada pada posisi sejajar.
“Pemimpin yang baik bukan orang yang tipis telinga terhadap kritik, melainkan sosok yang mau mendengar berbagai masukan dari berbagai sisi untuk menghasilkan kebijakan yang tepat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Kapolrestabes juga menekankan bahwa menjadi pemimpin yang baik harus diawali dengan menjadi seorang anggota atau bawahan yang baik dengan memiliki disiplin, loyalitas, dan dedikasi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.
Ia juga mengingatkan pentingnya rasa empati dalam kepemimpinan. Menurutnya, seorang pemimpin harus mampu merasakan apa yang menjadi kebutuhan dan keresahan masyarakat serta tetap mengedepankan kepentingan umum dalam setiap tindakan.
“Seorang pemimpin yang baik tidak hanya pandai berbicara, tetapi harus mampu memberikan teladan. Contoh nyata lebih berharga daripada seribu kata-kata,” tegas Kombes Pol. Arya Perdana.
Pada kesempatan itu, Kapolrestabes Makassar juga membagikan pengalamannya dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di Kota Makassar melalui pendekatan preemtif, preventif, dan persuasif dalam menghadapi berbagai persoalan sosial.
Kegiatan LDK berlangsung dengan antusias dan diakhiri dengan sesi tanya jawab antara peserta dengan Kapolrestabes Makassar.
Harapannya melalui kegiatan tersebut, para mahasiswa dapat menumbuhkan jiwa kepemimpinan yang berintegritas, berempati, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Dekan II Fakultas Hukum UMI, Ketua BEM Fakultas Hukum UMI, Kasat Intelkam Polrestabes Makassar, Kapolsek Panakkukang, senior Fakultas Hukum UMI, serta peserta LDK.

