Kloter 28 Tiba di Makassar, PPIH Sudah Terima 10.817 Jemaah Haji

SINARKATA.COM, MAKASSAR – Proses pemulangan jemaah haji Debarkasi Makassar dari Tanah Suci terus berjalan lancar. Sejak fase pemulangan gelombang II terbilang lancar dan cenderung lebih cepat dari jadwal sebelumnya.

Hingga Ahad (21/6/2026), sebanyak 10.817 jemaah dan petugas haji telah tiba kembali di Tanah Air melalui Bandara Hasanuddin Makassar.

Jumlah tersebut berdasarkan data pemulangan jemaah yang dilansir Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Makassar, hingga Kloter 28 UPG asal Provinsi Gorontalo. Saat ini Gorontalo menggunakan Embarkasi Haji Antara (EHA) atau tidak masuk asrama Haji Sudiang.

Dari jumlah tersebut, tercatat jemaah pria 3.529 dan selebihnya wanita sebanyak 7.288. Sehingga total jemaah yang masih menunggu kepulangan saat ini 5.743 jemaah dari total 16.728 jemaah saat pemberangkatan.

Khusus kloter 28 berjumlah 393 jemaah termasuk petugas. Sebelumnya, di Kloter 27 total jemaah yang dipulangkan sebanyak 391, dua orang diantara Marhuma Saga Tutu dan Najamuddi Muh Shiddik masih menjalani perawatan. Satu dirawat di Saudi Germany Hospital Madinah dan lainnya di King Fadh Hospital.

Wakil Koordinator Penjemputan dan Penerimaan Jamaah Haji PPIH Debarkasi Makassar H Wahyuddin Hakim saat menerima kloter 27 di asrama Haji Sudiang, mengharapkan usai melaksanakan ibadah ada efek positif di tengah masyarakat.

“Pengalaman spiritual selama di Makkah dan Madinah, harus tercermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan para jemaah agar menjaga kemabruran haji dengan tetap istiqamah dalam beribadah dan menjaga hubungan baik dengan sesama.

Sementara Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Papua Musa Narwawan, mengungkapkan, rasa syukur atas kepulangan para jemaah setelah menunaikan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

“Alhamdulillah, hari ini seluruh jemaah Kloter 27 asal Papua kembali dalam keadaan sehat walafiat. Jumlah yang tiba di Asrama Haji Sudiang sebanyak 391 orang dan semuanya dalam kondisi baik,” ujarnya.

Meski demikian, terdapat dua jemaah yang masih menjalani perawatan di rumah sakit di Arab Saudi karena kondisi kesehatan yang belum memungkinkan untuk diterbangkan bersama rombongan.

“Ada dua jemaah yang masih dirawat di rumah sakit di Makkah. Mereka belum bisa diberangkatkan karena alasan kesehatan. Insya Allah setelah sembuh atau pulih akan dipulangkan melalui kloter berikutnya,” jelasnya.

Musa menegaskan, secara umum proses pemulangan jemaah berjalan lancar dan seluruh jemaah yang tiba kembali ke Tanah Air dalam keadaan selamat.

“Jemaah kami kembali dengan keadaan sehat dan selamat. Ini tentu menjadi kebahagiaan bagi keluarga yang telah menunggu kepulangan mereka,” katanya.

Terkait keberangkatan lanjutan menuju Papua, Musa menjelaskan sebagian jemaah langsung melanjutkan perjalanan ke daerah asal masing-masing, sementara sebagian lainnya memilih transit di Makassar.

Menurutnya, durasi transit bergantung pada permintaan jemaah dan keluarga yang menjemput.

“Ada yang langsung dijemput keluarganya di Makassar, ada juga yang memilih transit satu atau dua malam. Semua sudah didata oleh petugas penyelenggara haji daerah dan difasilitasi di asrama haji sesuai kebutuhan masing-masing,” ujarnya.

Musa juga mengungkapkan bahwa mayoritas jemaah haji asal Papua setiap tahunnya berasal dari kalangan masyarakat perantau Sulawesi Selatan yang menetap di Jayapura dan sejumlah wilayah lainnya di Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *